Jacob Grimm and Wilhelm GrimmPetani dan Iblis

BokRobot reading edition

Books

Free

Petani dan Iblis

The Peasant and the Devil

Jacob Grimm and Wilhelm Grimm

Fairy tale · 10 pages
Run: 2026-08-11 07:28Page 1 / 3
Illustration for Side 1

Pada suatu zaman dahulu hiduplah seorang petani yang cerdik yang terkenal di mana-mana karena tipu muslihatnya. Kisah terbaik adalah bagaimana suatu kali ia menipu Iblis dan memperbodohnya. Suatu hari petani itu sedang bekerja di ladangnya.

Ketika senja tiba, ia bersiap-siap untuk pulang ke rumah ketika ia melihat setumpuk bara api yang menyala di tengah ladangnya. Penuh keheranan, ia mendekat. Di sana duduk seekor iblis kecil berwarna hitam di atas bara api yang menyala. "Kau sedang duduk di atas harta karun!" kata petani itu.

Page 2 / 3
Illustration for Side 2

"Ya, benar," jawab Iblis, "di atas harta karun dengan emas dan perak lebih banyak daripada yang pernah kau lihat seumur hidupmu!" "Harta karun itu terletak di ladangku dan menjadi milikku," kata petani. "Itu milikmu," jawab Iblis, "jika selama dua tahun kau memberikan separuh dari segala yang dihasilkan ladangmu kepadaku.

Aku punya cukup uang, tetapi aku merindukan buah-buah bumi." Petani itu menyetujui perjanjian itu. "Untuk menghindari pertengkaran tentang pembagian," katanya, "segala sesuatu yang di atas tanah akan menjadi milikmu, dan yang di bawah bumi menjadi milikku." Iblis cukup puas dengan itu, tetapi petani yang licik itu telah menanam lobak.

Page 3 / 3

Kini ketika musim panen tiba, Iblis muncul untuk mengambil hasil tanamannya. Tetapi ia hanya menemukan daun-daun kuning yang layu, sementara petani itu, penuh kegembiraan, sedang menggali lobaknya. "Kau yang menang kali ini," kata Iblis, "tetapi lain kali itu tidak akan berhasil.

Apa yang tumbuh di atas tanah akan menjadi milikmu, dan yang di bawahnya menjadi milikku." "Aku setuju," jawab petani. Tetapi ketika tiba waktunya menabur, ia tidak menabur lobak lagi, melainkan gandum. Biji-bijian itu masak, dan petani pergi ke ladang dan memotong batang-batang yang penuh itu sampai ke tanah.

Ketika Iblis datang, ia hanya menemukan jerami. Dengan marah ia pergi turun ke dalam celah batu karang. "Begitulah cara menipu Iblis," kata petani itu, lalu ia pergi dan mengambil harta karun itu.

BokRobot

BokRobot

BokRobot brings together books and fairy tales to read and explore. Discover a growing collection, or create books and fairy tales of your own.

More books you might like